KELUARGA & KUALITAS PENDIDIKAN
Faktor
Keluarga Berpengaruh Terhadap Kualitas Pendidikan Yang Diterima Siswa
Oleh
Dika Novita Sari
Email:
Dikanovita11@gmail.com
Pendidikan merupakan
hal yang penting bagi setiap manusia untuk menjalani kehidupannya. Pendidikan
juga merupakan kebutuhan pokok bagi setiap manusia, dimana melalui pendidikan
seseorang akan mengetahui bagaimana seharusnya ia akan berpikir, bertindak dan
berperilaku. Dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan
Nasional menyatakan bahwa pendidikan nasional yaitu bertujuan untuk
mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya.
Penyelenggaraan pendidikan dilakukan oleh berbagai pihak mulai dari pemerintah,
lembaga pendidikan, masyarakat dan juga tentunya keluarga. Dilihat dari
pendidikan yang didapatkan pertama kali yaitu dari keluarga maka faktor
keluarga tentu berpengaruh sekali terhadap kualitas pendidikan siswa.
Berangkat dari isu-isu
tingkat kualitas pendidikan yang diterima siswa yang dipengaruhi oleh keluarga
yaitu salah satunya yang termuat dalam media online Republika. Dalam media
online tersebut menyinggung rendahnya kualitas pendidikan masyarakat miskin
yang didasarkan pada sebuah riset yang bertajuk “ Studi Kesenjangan Akses
Masyarakat Miskin Atas Pendidikan Berkualitas” yang dilaksanakan Article 33
Indonesia dan bekerja sama dengan Knowladge Sector Initiative (KSI). Dari
penelitian tersebut didapati bahwasanya siswa yang berangkat dari keluarga
miskin atau kurang mampu cenderung berada di sekolah atau lembaga pendidikan
yang kualitasnya rendah, sedangkan siswa dari keluarga mampu cenderung mendapat
sekolah dengan kualitas yang baik. Menurut Slameto (2010) ada beberapa faktor dari keluarga yang
mempengaruhi belajar siswa atau mengarah pada kualitas pendidikan yang
diperoleh. Beberapa faktor tersebut yaitu dari cara orang tua mendidik,
hubungan antar anggota keluarga, suasana rumah,perhatian orangtua, budaya serta
keadaan ekonomi orangtua. Saat ini dinamika kualitas pendidikan di Indonesia
serta kesenjangan kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa tentu menjadi
suatu perhatian khusus bagi masyarakat. Hal ini menjadi dasar alasan pentingnya
kajian lebih lanjut pada paper ini berkenaan dengan bagaimana sebuah faktor
keluarga dapat berpengaruh terhadap kualitas pendidikan yang diterima siswa
sehingga paper ini diharapkan dapat menjadi sumbang saran pemecahan masalah
yang tengah terjadi.
Menanggapi pengaruh
faktor keluarga terhadap kualitas pendidikan siswa ini ada dua langkah yang
dapat diambil yaitu dengan memperbaiki kualitas guru di segala macam lembaga
pendidikan yang berkualitas maupun belum berkualitas baik serta dengan melalui
keluarga itu sendiri. Fakta-fakta yang ada dikemukakan oleh Santoso (Direktur
Eksekutif Article 33 Indonesia) bahwa siswa dari keluarga miskin cenderung mendaftar pada sekolah kualitas rendah
sehingga mereka hanya mendapatkan pelayanan yang kurang baik dan hal tersebut
menyebabkan kualitas pendidikan mereka rendah. Maka kesenjangan kualitas
pendidikan akan semakin nyata adanya.
Dari hal tersebut dapat kita pahami bersama bahwa faktor keluarga berpengaruh
terhadap kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa. Menurut Puji dalam
Siregar (2013) orang tua merupakan “guru yang pertama juga yang paling utama
dan kodrat.”Menurut Munib dkk (2011) keluarga adalah lingkungan pendidikan yang
pertama dan utama dikarenakan seseorang pertama kali dididik dari keluarga
kemudian baru lembaga pendidikan lainnya. Peran orangtua yaitu seharusnya
berlaku sebagai orang yang pertama kali memeberikan dasar-dasar pendidikan
terhadap anak. Dari uraian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa kualitas
pendidikan siswa dapat diupayakan dari keluarga terlebih dahulu dengan
memberikan didikan dasar kemudian dapat dicapai dengan program pemerintah yakni
peningkatan kualitas guru meskipun sekolah yang dipilih belum berkualitas baik.
Meningkatnya kualitas guru nantinya juga akan mempengaruhi naiknya tingkat
kualitas sekolah bahkan kualitas pendidikan yang diterima oleh siswa, sehingga
kesenjangan kualitas pendidikan akan dapat teratasi.
Rujukan
Berita online Republika.co.id
Sapto, A. dkk.2017.Peran Lingkungan Keluarga dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa.Malang:
Pasca UM . (online) diakses 23 maret
2019
Siregar, N.S.S.2013. Persepsi Orangtua Terhadap
Pentingnya Pendidikan Bagi Anak.Medan: Fisip UMA. Jurnal Ilmu pemerintahan dan
sosial politik 1 (1) 11-27
Slameto. 2010. Belajar
dan Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional
Komentar
Posting Komentar