SEKOLAH LUAR BIASA
BELAJAR
DAN PEMBELAJARAN DI SMPLB TUNAS BANGSA
Pendidikan
merupakan hak bagi setiap warga negara sesuai dengan Undang-undang Republik Indonesia,
semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan diri menjadi
lebih baik, tak terkecuali bagi mereka anak-anak berkebutuhan khusus. Anak berkebutuhan
khusus sendiri merupakan seseorang yang memiliki hambatan baik sensoris,
mental, motorik, fisik, emosi, maupun perilaku sehingga perlu adanya pendidikan
khusus untuk mengembangkan potensi mereka. Kami beberapa mahasiswa terbentuk
menjadi sebuah kelompok untuk mengamati dan mempelajari bagaimana proses
pendidikan khusus tersebut dilaksanakan di salah satu sekolah di kota malang. Kami
yaitu fero,yuanita, afifa, reni dan juga saya mendapat kesempatan untuk
mengenal lebih dekat anak-anak serta tenaga pendidik bahkan dengan sambutan
hangat.
SMPLB
Tunas Bangsa Malang merupakan lembaga pendidikan tuli bisu di kota Malang, yang
mana proses pembelajaran sekolah ini dimulai pukul 07:00, istirahat pada pukul
09:50 s.d 10:15, dan pulang pada pukul 13:30, di sekolah ini terdapat 3 rombel
dengan total siswa seluruhnya berjumlah 23 siswa. Pembelajaran SMPLB sebenarnya
seperti pembelajaran pada anak normal pada umumnya, namun guru menerangkan
harus lebih memperjelas pengucapannya dan terkadang banyak menggunakan bahasa
isyarat. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah menggunakan K13, disini
guru akan sedikit menerangkan kemudian siswa akan diberi tugas agar siswa lebih
aktif, dan dalam pengerjaan tugas siswa sudah diperbolehkan menggunakan semua
media belajar, baik itu buku maupun internet.
“Belajar
tidaklah mengenal waktu dan usia, tidak pula mengenal seorang itu sempurna atau
tidaknya. Karena dengan belajarlah yang membuat kita menjadi manusia seutuhnya
yang paling sempurna”
Saya juga pernah observasi di SLB, saya salut terhadap para guru disana yang dgn telaten menuntun para siswa menuntut ilmu, ternyata tidaklah gampang menjadi guru di SLB,
BalasHapus